KONSEP TENTANG SHOLAT (kelompok 3)

Pengertian Shalat

Shalat merupakan amalan pertama kali yang akan dihisab pada hari kiamat. Jika shalat seseorang baik maka sesungguhnya ia akan sukses dan selamat, dan jika shalatnya kurang baik maka ia akan celaka dan merugi.

1. Sejarah Singkat Shalat

Perisiwa isra’ mi’raj merupakan cara Allah untuk memperlihatkan tanda-tanda kekuasaanNya kepada Nabi Muhammad SAW. Perjalanan Mi’raj pun dimulai dengan mengendarai Buraq bersama Jibril sampai ke langit pertama. Perjalanan dalam sejarah peristiwa Isra Mi’raj tersebut membawa Nabi Muhammad bertemu dengan para Nabi, dimulai dengan Nabi Adam di langit pertama, Nabi Isa dan Nabi Yahya di langit kedua.

Kemudian bertemu dengan Nabi Yusuf di langit ketiga, Nabi Idris di langit keempat dan Nabi Harun di langit kelima, Nabi Musa di langit keenam dan disambut oleh Nabi Ibrahim di langit ketujuh yang menemaninya hingga ke Sidratul Muntaha. 

2. Definisi Shalat

Kata shalat secara bahasa artinya do’a, sedangkan shalat secara istilah artinya suatu perbuatan seseorangg kepada Allah SWT dalam bentuk perkataan dan perbuatan yang sudah dimengerti secara umum yang dimulai dari Takbiratul Ikhram dan diakhiri dengan salam, disertai dengan niat dan dengan ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan.

3. Tujuan Shalat

Tujuan kita melaksanakan shalat adalah sebagai sarana untuk mengingat Allah SWT dan juga sebagai pembuktian iman

4.Manfaat Shalat

Manfaat melaksanakan shalat dalam kehidupan sehari-hari

a. Bisa melatih pribadi menjadi lebih baik

b. Menghadirkan ketenangan dalam jiwa

c. Mempercepat terkabulnya Do’a

d. Menghadirkan sukses dan bahagia


5. Hukum melaksanakan shalat

Shalat itu ada dua macam yaitu Fardhu dan Sunnah

1. Shalat fardhu

Shalat fardhu yaitu shalat yang barang siapa meninggalkannya secara sengaja, maka ia telah bermaksiat kepada Allah SWT. Shalat fardhu itu ada dua macam:

a. Fardhu 'ain, yaitu shalat yang ditetapkan kepada setiap orang baligh dan berakal, laki-laki dan perempuan, juga orang merdeka dan hamba sahaya. Contohnya seperti shalat lima waktu.

b. Fardhu Kifayah, yaitu shalat yang apabila sebagian dari manusia telah melaksanakannya maka gugurlah kewajiban atas semuanya.Contohnya seperti shalat jenazah.


Syarat dan rukun shalat

a. Syarat wajib sholat

   1. Beragama islam

   2. Baligh

   3. Berakal

b. Syarat sah sholat

   1. Mengetahui masuknya waktu sholat

   2. Suci dari hadas dan najis sesuai dengan kemampuannya

   3. Menutup aurat jika mampu

   4. Menghadap kiblat jika mampu

   5. Niat

Rukun shalat

Rukun adalah sesuatu bagian yang wajib dilakukan dan bagian dari shalat. Apabila rukun shalat ini tertinggal maka shalatnya tidak sah. Rukun dalam shalat dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

a. Qabli

Rukun qalbi adalah rukun yang melibatkan hati dan tidak perlu diucap. Diantaranya:

1) Niat,

2) Tuma’ninah,

3) Tertib.

b. Fi’li

Rukun fi’li adalah rukun yang melibatkan pergerakan anggota tubuh. Diantaranya:

1) Berdiri jika mampu,

2) Rukuk,

3) I’tidal,

4) Sujud,

5) Duduk diantara 2 sujud,

6) Duduk tahiyyat akhir.

c. Qauli

Rukun qauli adalah rukun yang melibatkan ucapan atau perkataan yang wajib didengar oleh telinga kita sendiri. Diantaranya:

1) Takbiratul ihram,

2) Membaca Surah Al-fatihah,

3) Membaca tahiyyat akhir,

4) Membaca shalawat Nabi,

5) Salam yang pertama.




Komentar