PUASA (kelompok 5)

 1. Pengertian Puasa 

Puasa dalam bahasa Arab disebut shiyam atau shaum, yang artinya menahan dari segala sesuatu. baik perbuatan maupun perkataan, seperti manahan makan, minum, nafsu, menahan berbicara yang tidak bermanfaat dan sebagainya.

Dalam agama Islam, puasa diartikan sebagai menahan diri dari sesuatu yang membatalkannya, satu hari lamanya, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari dengan niat dan beberapa syarat. Ada juga yang mendefinisikan puasa, yaitu menahan hawa nafsu dari makan, minum dan hubungan seksual sejak dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

 Sedangkan pengertian puasa menurut Imam Mazhab adalah.

A.Menurut Mazhab Hanafi: pengertian puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang tertentu yaitu makan, minum, jima‟, dan sesuatu yang membatalkan puasa dengan persyaratan tertentu, yaitu niat.

B.Menurut Mazhab Maliki: puasa adalah menahan diri dari hawa nafsu yang ditimbulkan perut dan kemaluan, atau sesuatu yang mempunyai kedudukan yang sama dengan ke dua jenis hawa nafsu tersebut, karena mentaati Allah diseluruh waktu siang dengan berniat sebelum fajar atau diwaktu fajar selama dia tidak haidh, nifas dan bukan pada hari raya.

C.Menurut Mazhab Syafi‟i: puasa adalah menahan diri (mencegah diri) dari mulai terbit fajar sampai maghrib dengan niat dari sebelum fajar dari hal-hal yang membatalkan puasa dengan cara tertentu.

D.Menurut Mazhab Syafi‟i: puasa adalah menahan diri (mencegah diri) dari mulai terbit fajar sampai maghrib dengan niat dari sebelum fajar dari hal-hal yang membatalkan puasa dengan cara tertentu.


2. Hukum Puasa dan Macam-Macam Puasa

A.Hukum Puasa

Berpuasa pada bulan Ramadhan adalah salah satu rukun Islam, yang berarti bahwa berpuasa itu adalah suatu kewajiban agama, yang ikut menentukan ke-Islaman seseorang. Puasa wajib hanya dilakukan sekali dalam setahun, yakni sebulan penuh selama bulan Ramadhan. Dia adalah Fardhu „Ain dan termaktub dalam Al-Qur‟an.

B.Macam-macam puasa 

 1.Puasa wajib 

Puasa wajib artinya puasa yang dikerjakan mendapat pahala, jika tidak dikejarkan mendapat dosa. Adapun puasa wajib yaitu:

 a.Puasa Ramadhan 

Puasa ramadhan ialah puassa yang dilaksanakan pada bulan ramadhan.Hukum melaksanakan puasa ramadhan adalah wajib bagisetiap orang telah memenuhi syarat wajibnya. Sedang untuk puasa sunah boleh dilaksanakan siang hari saat puasa sebelum matahari condong ke barat (massuk waktu dzuhur) asal sejak terbit fajar belum maka atau minum sama sekali. Hal-hal yang disunahkan ketika puasa yaitu memperbanyak membaca al Qur’an, segera berbuka ketika sudah masuk waktunya, ketika berbuka dengan makanan atau minuman yang manis, lebih utama berbuka dengan kurma, mengakhiri makan sahur kira-kira 15 menit sebelum waktunya imsak, memberi makan atau berbuka untuk sahur kepada orang uang berpuassa, memprbanyak sedekah, ibadah, dan infak. 

 b.Puasa Kifarat 

Puasa kifarat yaitu puasa sebagai denda terhadap orang yang bersetubuh pada saat berpuasa (pada siang hari) bulan ramadhan. Adapun denda (kifarat) bagi yang bersetubuh di siang hari bulan ramadhan yaitu puasa dua bulan berturut turut atau memerdekakan seorang budak muslim atau memberi makan orang miskin sebanyak 60 orang. 


2.Puasa Nazar 

Puasa nazar ialah puasa yang dilaksanakan karena pernah berjanji untuk berpuasa jika keinginannya tercapai Misalnya seorang siswa bernazar “jika saya mendapat rangking pertama maka saya akan puasa dua hari” Jika keinginannya tersebut tercapai maka puasa yang telah dijanjikan (dinadzarkan) harus (wajib) dilaksanakan. 


3.Puasa Sunah 

Puasa sunah adalah puasa yang boleh dikerjakan dan boleh tidak, puasa sunah sering disebut puasa tathawutinya jika dilakukan mendapat pahala dan apabila tidak dilakukan tidak mendapat dosa. 

a.Puasa Syawal

Yang dimaksud dengan puasa syawal adalah puasa enam hari di bulan Syawal setelah tanggal di bulan Syawal, yang pelaksanaannya boleh secara berturut-turut dan boleh selang-seling. 

b. Puasa Hari Arofah

Puasa sunah hari arafah adalah puasa sunah yang pelaksanaannya dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah Puasa sunah hari arafah dapat menghapus dosa selama 2 (dua) tahun, yakni setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

c. Puasa Asyura

Puasa sunnah pada bulan asyura ada tiga tingkatan yaitu Berpuasa tiga hari yaitu, tanggal 9, 10 dan 11 di bulan syura atau muharam, Berpuasa dua hari yaitu, tanggal 9 dan 10 di bulan Syura atau Muharam, Berpuasa satu hari yaitu, tanggal 10 Syura atau Muharam Bulan Syura adalah balan kemenangan nabi Musa as dan Bani Israil dari musuh, barang siapa berpuasa As Syura dihapus (dosanya) satu tahun yang lalu. 

d.Puasa Bulan Sya’ban

Puasa di bulan sya’ban ini tidak ada ketentuan apabila dalam mengerjakan puasa di bulan Syaban lebih banyak daripada di bulan lain adalah lebih baik.

e. Puasa hari senin dan kamis 

Allah Swt pada setiap Senin dan kamis mengampuni dosa-dosa setiap muslim, supaya kita diampuni dosanya oleh Allah, maka berpuasalah. puasa pada pertengahan bulan qomariyah Puasa dipertengahan bulan ini dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 pada bulan qomariyah.

f. Puasa Daud

Puasa daud yaitu puasa yang dilakukan dengan cara sehari berpuasa sehari berbuka (tidak berpuasa).


Komentar